LG Ungkap Desain Optimus G Pro 5,5 Inci

Akhirnya pihak LG mengungkapkan juga desain smartphone 5,5 inci terbarunya yang dijuluki Optimus G Pro.

Pada halaman Facebooknya, perusahaan gadget Korea tersebut memposting foto smartphone dengan layar curvedglass.

Rencananya ponsel pintar tersebut akan dilengkapi dengan quad-core processor dan tampilan full HD (1080p). Warna produknya tersedia dalam 2 pilihan: hitam dan putih, yang mana keduanya tampak sama-sama elegan.

Meski hari launching berikut harganya belum diberitakan, namun LG berharap ponsel tersebut sudah ada di pasaran pada bulan kasih sayang ini. Isu yang beredar ponsel ini akan diungkap pada acara Mobile World Congress di Barcelona tanggal 25-28 Februari 2013.

share

Advertisements

BB Z10 vs Aspal, Siapa Pemenangnya?

Pada peluncuran perdananya, BlackBerry (nama baru RIM) meninggalkan kesan bahwa produk barunya Z10 merupakan saingan berat iPhone 5. Ukuran sama, bentuk dan layar sama, plus hanya 1 tombol di permukaannya.

Meski demikian faktanya, Z10 didapati lebih panjang, lebar, tebal, dan berat ketimbang iPhone 5, serta produk ini juga lebih mudah dibuka daripada rivalnya.

Kondisi mudah dibuka dan ditutup ini membuat tim dari Mashable penasaran apa jadinya bila BB Z10 “tak sengaja” terjatuh? Maka tes pun mulai dilakukan…

Tes pertama dilakukan di atas karpet. Dari 3 ketinggian berbeda (pinggang, telinga, atas kepala) Z10 didapati tetap baik-baik saja saat dijatuhkan meski cover belakangnya sempat terbuka sedikit (yang kemudian dengan mudah ditutup kembali). Begitu juga saat jatuh di atas lantai kayu.

Namun, begitu dicoba di jalanan aspal, hanya ketinggian sepinggang saja yang masih selamat. Lebih tinggi dari itu, layar Z10 didapati retak, dan menu-menunya sudah tidak berfungsi lagi.

Kesimpulan Mashable? Dalam kebanyakan situasi, BB Z10 boleh diklaim sebagai smart-strongphone. Namun jika Anda sering memakainya menelepon saat berjalan di jalan raya, ada baiknya lengkapi Z10 dengan case yang kuat, atau hati-hatilah.

share

Tampil Jenjang Butuh Lebih Dari Sekedar High Heel

Selain memakai high heel masih ada beberapa trik yang bisa dicoba jika Anda ingin tubuh tampak tinggi/ panjang dan ramping.

1. Saat kaki tampak jenjang, maka tubuh otomatis terlihat lebih tinggi. Untuk mem-visualisasikan kaki jenjang, kenakan celana atau rok empire/ high waisted, atau dress yang garis pinggangnya lebih tinggi dari pinggang asli.

2. Perpanjang tampilan leher dengan memakai dress atau atasan dengan potongan leher V atau sekop, hindari kalung chunky karena bisa menghancurkan efek jenjangnya.

3. Jaga aksesoris tetap mini. Semua yang berukuran besar seperti kacamata, tas, atau scarf, hanya membuat Anda tampak lebih pendek. Hindari tas yang lebih besar dari map file.

4. Tak semua high heel membuat kaki tampak jenjang, setidaknya tidak seperti model pointy toe.

share

9 Pencuri Kecantikan Wanita Paruh Baya

Tidak menyadari bahwa dirinya perlu perubahan sehingga tak ada usaha yang dilakukan, itu merupakan kesalahan terbesar wanita paruh baya pada umumnya. Rambut, makeup, dan pakaian yang membuat Anda tampil fantastis saat muda dulu, mungkin sudah tak pantas lagi bila dikenakan sekarang. Ini baru satu kesalahan, apalagi ya yang lainnya? Kita simak bersama yuk mam :p

1. Kurang update koleksi pakaian

Menemukan bikini di rak lemari membuat Anda teringat betapa seksinya penampilan saat ke pantai dulu? Sayangnya hari-hari itu sudah berlalu, kecuali tubuh Anda seperti Madonna atau Helen Mirren. Usia sekarang jelas menuntut penampilan baru. Pikirkan busana berbahan lycra, spandek, hingga jeans yang bisa menopang pantat dengan memadai. Sungguh merupakan tantangan untuk menemukan pakaian tepat pada usia paruh baya.

2. Membandingkan diri dengan saat umur 20 tahun lalu

Beberapa wanita tetap terlihat menarik pada pertengahan paruh baya sama seperti saat mereka masih muda dulu. Namun tidak semuanya demikian, jadi hindari membandingkan diri dengan yang dulu agar Anda tidak depresi.

3. Melewatkan olahraga

Tergoda berhenti olahraga seiring usia merangkak naik? Jangan! Anda tetap harus berolahraga karena itu bisa mengurangi rasa sakit, dan menjauhkan masalah kesehatan seperti naiknya berat badan, diabetes, jantung, atau demensia. Jogging oke, yang lebih ringan seperti jalan kaki atau yoga juga tak mengapa.

4. Kurang tidur

Hilang sudah hari-hari begadang dimana keesokan harinya Anda bisa tetap tampil cantik. Faktanya saat ini, meski cukup tidur, orang bisa melihat Anda “selalu tampak lelah”. Dan mengurangi jam tidur bisa memperparah itu, lebih lagi dapat meningkatkan resiko diabetes dan masalah kesehatan lainnya.

5. Mengabaikan gigi

Selama ini fokus Anda mungkin hanya pada kerutan dan rambut yang menipis, namun jangan lupakan tampilan senyum di cermin. Satu hal yang bisa membuat Anda tampak lebih tua adalah gigi kuning, namun ini lebih dari sekedar penampilan karena kondisi mulut berkaitan erat dengan kesehatan keseluruhan. Jadi jangan abaikan pentingnya memeriksakan gigi secara rutin.

6. Kelewat batas dalam perawatan anti aging

Memang tak ada yang suka dengan kerutan atau garis halus, namun wajah kencang karena botoks berlebihan juga tak sehat dan tak enak dipandang. Pilihlah produk yang tepat (mengandung retinol) untuk mengurangi kerutan. Sekeras apapun usaha, Anda tetap tak bisa tampil seperti saat muda dulu.

7. Berpikir aturan rambut

Apakah wanita yang menginjak usia 50 harus selalu memotong pendek rambutnya? Tentu tidak, semua itu tergantung tinggi, bentuk, gaya hidup, dan kondisi rambut.” Faktanya semakin tua, bukan hanya uban yang jadi perhatian, namun juga tekstur rambut yang kian kasar. Pilih potongan dan warna rambut yang pas, dan mungkin modelnya takkan sama seperti saat Anda umur 20-30an lalu,

8. Memakai makeup yang salah

Warna makeup dan merk yang selama bertahun-tahun Anda pakai mungkin kini tak cocok lagi. Tahan diri dari penggunaan makeup berlebihan hanya untuk menutupi keriput karena justru bisa membuat Anda tampak lebih tua. Untuk tampilan alami, pulaskan tipis dan ganti produk (foundation, bubuk, dan concealer) setiap 6-12 bulan.

9. Mengenakan bra yang salah

Tak dapat dihindarkan gravitasi memang mempengaruhi tubuh kita. Namun meski tak bisa melawannya, Anda tetap bisa melakukan pertolongan pada bagian tubuh yang melorot (dada, pantat, pipi, mata, dll). Kenakan pakaian dalam yang bisa mengangkat/ menopang dengan baik.

share

4 Rahasia Gigi Tetap Putih Cantik

Gigi memang tidak ditakdirkan untuk putih 100%, warna alaminya biasanya mendekati kuning muda. Namun seiring bertambahnya usia, warna gigi cenderung makin gelap. Ini dikarenakan terkikisnya lapisan email sehingga gigi dengan mudah menyerap warna yang diberikan makanan. Dan seperti kita ketahui sebelumnya bahwa gigi kuning bisa membuat penampilan seseorang tampak lebih tua. Lalu bagaimana cara mencegahnya?

1. Minum pakai sedotan

Untuk meminimalisir kontak cairan dengan gigi, minumlah menggunakan sedotan,khususnya untuk kopi, soda, jus, dan teh.

2. Halau noda dengan makanan pemutih gigi

Makanan renyah seperti apel, seledri, dan wortel bisa berfungsi seperti sikat gigi saat dikunyah karena membantu menghapus noda membandel. Hasilnya pun langsung terlihat khususnya bagi penggemar kopi. Jadi saat meneguk kopi, jangan lupa untuk mengunyah sebutir apel juga nantinya. Lalu minumlah air setelahnya..

3. Pilih warna lipstik yang tepat

Lipstik dengan warna dasar biru membantu membuat gigi tampak lebih putih, kontras dengan pemerah bibir dengan dasar warna kuning atau emas.

4. Buat sendiri bahan pemutih Anda

Sikatlah gigi dengan pasta yang terbuat dari campuran baking soda dan air beberapa kali sebulan untuk menghapus noda luar dan memutihkan gigi.

share

7 Tips Atasi Sindrom Libur Saat Bekerja Kembali

Suasana libur masih melekat dalam benak Anda hari-hari ini? Kembali bekerja setelah libur panjang memang seringkali diawali tanpa semangat. Ingatan dan pikiran sepertinya masih betah fokus pada keasyikan liburan kemarin.

Liburan memang penting untuk relaksasi, inspirasi, dan memperkaya pengalaman, namun bisa menjadi momen transisi yang sulit saat itu berakhir dan kita harus kembali bekerja. Solusi atasinya?

1. Terima kenyataan

Mengingat kembali momen liburan bisa menjadi masalah saat bekerja, membuat kita kurang konsentrasi pada tugas yang ada di depan mata. Parahnya, nama beberapa klien pun bisa dilupakan. Rekan atau atasan mungkin memberi Anda waktu ekstra, namun tentunya itu tidak akan lama. Terimalah kenyataan bahwa Anda memang memiliki momen liburan menyenangkan, namun sekarang saatnya untuk kembali bekerja dan memberi yang terbaik untuk pekerjaan Anda.

2. Pertengahan minggu lebih baik

Jika memungkinkan, kembalilah bekerja pada pertengahan minggu. Beberapa hari bekerja sebelum weekend bisa membantu Anda menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan kerja dan tugas yang ada.

3. Bersih-bersih

Jika kantor atau meja berantakan sebelum liburan, maka saatnya bersih-bersih dan merapikannya sebelum kembali bekerja agar Anda sedikit lebih bersemangat.

4. Olahraga

Olahraga sangat membantu pemulihan sindrom libur sebelum kerja. Saat tubuh merasa segar, Anda pun bisa bekerja dengan lebih baik.

5. Rencanakan liburan selanjutnya

Anda bisa juga merencanakan liburan selanjutnya, melakukannya dapat memberi Anda sensasi pengalaman baru dan membuat kerja menjadi lebih ringan.

6. Merencanakan libur akhir pekan

Ya, berlibur lagi saat akhir pekan nanti juga bisa jadi pemuas “emosi yang belum ikhlas melepaskan liburan”. Kunjungi tempat wisata alam, dan bila perlu bawa pekerjaan bila harus.

7. Observasi ulang

Jika semangat bekerja tak kunjung membaik, maka mungkin ada penyebab serius di balik itu. Apakah Anda masih betah dan punya hasrat bekerja di sana/ di bidang itu. Jika tidak, maka mungkin ini saatnya untuk mencari yang lain.

10 Pencuri Waktu Produktivitas Anda

Pernah bekerja seharian, merasa lelah, namun ternyata tidak menghasilkan apapun yang berarti? Mungkin hal-hal berikut ini sudah mencuri waktu, perhatian, produktivitas, dan tenaga…tanpa Anda sadari.

1. Meeting tanpa agenda

Meeting hanya produktif jika pesertanya tahu apa yang akan dibicarakan. Agenda membuat rapat berjalan fokus dan terarah. Kurang tujuan dan konsep hanya membuat pembicaraan bertele-tele, tak terarah, dan pastinya membuang waktu.

2. Melayani permintaan orang tak dikenal

Kecuali Anda bekerja sebagai CS atau marketing, tak ada alasan bagi Anda menerima telepon dari orang tak dikenal, apalagi bila jadwal harian selalu padat. Lagipula, kapankah terakhir kali Anda menerima telepon tak terduga yang benar-benar penting?

3. Voice mail

Pesan voice mail menyita beberapa menit (tentunya lebih jika Anda membalasnya), padahal informasi yang sama bisa dipahami beberapa detik saja bila disampaikan lewat email. Bila perlu jelaskan ke pihak lain bahwa Anda mengutamakan email ketimbang voice mail untuk berkomunikasi.

4. Email tak penting

Gunakan fasilitas sorting yang disediakan akun email untuk membedakan email mana yang memang penting (dari klien misalnya), dan mana yang tergolong spam (newsletter bulanan yang jarang Anda baca misalnya). Sehingga saat serbuan email masuk, Anda bisa mencentang “sudah dibaca” atau “delete” untuk yang tak penting dan menyediakan waktu hanya untuk yang benar-benar penting.

5. Interupsi dari email dan sms

Saat sebuah tugas butuh konsentrasi tinggi dan perhatian penuh, hal terakhir yang Anda butuhkan adalah email atau sms tak penting yang bisa memecah fokus. Apapun itu bisa menunggu sampai Anda menyelesaikannya, percayalah.

6. Obrolan tak perlu

Bagi beberapa orang, kantor seperti cafe. Mereka berjalan keliling mencari orang yang bisa diajak bicara. Alasannya diskusi soal bisnis, namun sebenarnya mereka hanya ingin ngobrol saja. Jangan biarkan pribadi demikian mengganggu waktu produktivitas Anda.

7. Tubuh loyo

Hargai tubuh dengan “bensin kualitas premium”. Apa yang dimakan menentukan tingkat energi Anda dalam bekerja, dan itu berarti mempengaruhi apa yang Anda capai. Makanan manis memang bisa menyediakan energi secepat kilat, namun cepat pula pudarnya. Demikian pula dengan makanan berat yang membutuhkan banyak energi untuk mencernanya.

8. Kurang gerak

Tubuh manusia tidak didesain untuk duduk berjam-jam lamanya. Jika ingin tetap segar dan sehat, bangun dan bergeraklah. Gunakan timer bila terpaksa.

9. Terlalu lama dalam mengambil keputusan

Banyak orang membuang terlalu banyak waktu dalam mengambil keputusan. Memang kita harus penuh pertimbangan, namun jangan sampai membuang terlalu banyak waktu juga.

10. On terus sepanjang hari

Jika Anda berhenti bekerja saat makan dan tidur, Anda pasti bakal jauh lebih produktif saat bekerja. Selalu tersedia dan on bisa menjadi sumber stres, sakit penyakit, dan pemicu keputusan buruk. Beristirahatlah.

share