5 Trik Diet Aneh Tapi Sukses

Saat menyinggung soal penurunan berat badan, asal sehat, cara apapun sepertinya akan ditempuh, termasuk yang dianggap tak masuk akal seperti di bawah ini.

1. Tart untuk sarapan?

Jika ingin memanjakan diri dengan makanan enak/ manis, maka pagi harilah waktu yang tepat. Sebuah studi yang dipimpin Dr. Daniela Jakubowicz dari Tel Aviv University (Israel) mendapati bahwa para penderita obesitas yang sarapan dengan menyertakan menu spesial seperti cake dijumpai turun lebih banyak ketimbang mereka yang “irit kalori” saat sarapan. Hal ini dikarenakan makanan manis dan berkalori saat pagi seperti muffin misalnya, bisa menghilangkan rasa ingin makan pada waktu selanjutnya.

2. Potong kecil-kecil

Konyol memang, apa coba hubungan potongan kecil-kecil dengan diet? Namun ini adalah salah satu strategi diet yang berhasil. Sebuah studi yang diadakan departemen psikologi Arizona State University mendapati bahwa memotong makanan kecil-kecil bisa mengakali otak sehingga berpikir ada banyak makanan dalam piring, sehingga membuat seseorang enggan tambah karena sudah merasa puas/ kenyang.

3. Hindari olahraga sore

“Yang penting kan olahraga, tak peduli kapan jamnya,” demikian pikir beberapa orang. Namun jika ingin lebih banyak kalori yang terbakar, pagi hari merupakan waktu yang dianjurkan. Alasannya, mereka yang berolahraga pagi cenderung lebih energik dan bersemangat ketimbang ketika sore hari. Fakta ini didapat dari hasil penelitian oleh pihak Bangor University (UK).

4. Cintai air hangat

Segelas air es memang menyegarkan, namun untuk yang ingin membabat habis timbunan lemak, air hangatlah yang disarankan. Studi menemukan bahwa menenggak segelas air hangat sebelum makan bisa membantu lambung terasa penuh lebih cepat, sehingga tak banyak rasa lapar tersisa saat jam makan siang tiba.

5. Makan lebih sering

Satu ini pasti sudah pernah kita dengar dan mungkin sulit dipercaya, namun hal ini benar adanya. Makan lagi dan lagi bisa menurunkan berat badan. Makan secara teratur 5-6 kali sehari bisa mendongkrak metabolisme. Selain itu mengonsumsi banyak makanan sehat yang kaya protein bebas lemak, serat, dan nutrisi lain, ketimbang makanan hasil proses atau yang tinggi karbohidrat, ternyata menyediakan energi lebih dan membuat perut kenyang tanpa kalori.

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s