9 Cara Bangun Tulang Anti Keropos

Mengonsumsi segelas anggur setiap hari memang bisa mencegah osteoporosis. Namun apakah hanya itu saja langkah yang perlu diambil? Tentu tidak. Masih ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tulang tetap kuat.

1. Vitamin D

Yang ini pasti dan kita semua sudah mengetahuinya, namun apakah kita sudah mendapatkan asupan vitamin D yang benar-benar memadai setiap harinya? Tiap orang harus mengonsumsi 600 IU sebelum umur 50 tahun dan paska menopause, wanita disarankan mengonsumsi lebih banyak, yakni 800 IU. Namun bagi penderita masalah tulang, 1000-2000 IU merupakan takaran yang disarankan. Meski tubuh dapat memproduksi sendiri vitamin D saat terkena paparan sinar matahari (15 menit sekitar 20,000 IU), namun Anda juga bisa menambah asupannya lewat makanan seperti minyak hati kod, salmon, tuna kaleng, susu, telur, dan yogurt, atau suplemen.

2. Kurangi kafein

“Beberapa penelitian mendapati adanya kaitan antara kafein dosis tinggi dengan peningkatan resiko tulang pinggul rapuh pada wanita lanjut usia,” ujar Keri M. Gans, MS, RD, penulis The Small Change Diet. Lalu seberapa banyak kafein yang dikatakan terlalu banyak tersebut? Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan seseorang agar tidak mengonsumsi lebih dari 300 mg per hari (2-3 cangkir kopi). Bagi yang bukan peminum kopi, hati-hati dengan kafein tersembunyi dalam minuman olahraga, suplemen, dan beberapa jenis obat.

3. Yoga

Memulai hari dengan yoga bisa menenangkan sekaligus melindungi tulang. Menurut pembelajaran dari Topics in Geriatric Rehabilitation, para pasien osteoporosis yang melakukan yoga 10 menit tiap hari selama 2 tahun, kepadatan tulang di area pinggul dan tulang belakangnya didapati meningkat. Selain itu, yoga juga meningkatkan keseimbangan tubuh sehingga Anda tidak mudah jatuh (resiko patah tulang).

4. Jangan sampai jatuhhttp://www.hajarabis.com/produk/keripik-tempe-special-pakai-kuning-telur-6011.htmljavascript:mctmp(0);

Mereka yang sering jatuh lebih rawan osteoporosis, demikian hasil studi dari Arthritis Care & Research. Jadi berhati-hatilah untuk tidak jatuh🙂

5. Pantau obat-obatan yang dikonsumsi

Kebanyakan obat bisa membawa dampak bagi kepadatan tulang, jadi ada baiknya Anda tanyakan pada dokter soal obat-obatan yang Anda konsumsi beserta dampaknya.

6. Tes kepadatan tulang

Saat usia menginjak 50-60 tahun dan tulang kemudian patah ketika jatuh, maka itu bisa jadi peringatan keras bahwa tulang menipis, dan saatnya untuk melakukan tes. Semua wanita, bukan hanya yang pernah jatuh saja, disarankan melakukan tes tulang saat usia 65 tahun.

7. Jangan terlalu kurus

Berusaha langsing itu oke, namun jangan terlalu kurus karena bisa melemahkan tulang sehingga resiko terkena osteoporosis lebih besar.

8. Adopsi pola makan orang Yunani

Omega-3s dan lemak tak jenuh ternyata tak hanya baik untuk jantung, namun juga tulang. Mereka yang menganut diet Mediterania (makan banyak ikan dan minyak zaitun, meminimalisir daging) didapati memiliki kepadatan tulang yang baik.

9. Jauhi rokok

Rokok, nikotin, dan radikal bebas bisa membahayakan sel pembuat tulang (osteoblast). Berita baiknya adalah tak pernah terlambat untuk berhenti.

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s