10 Alasan Latihan Perut Tidak Berdampak

Sudah berjuang keras merampingkan perut namun belum juga ada hasil nyatanya? Mungkin deretan alasan berikutlah penyebabnya.

1. Fokus pada kuantitas dan bukannya kualitas

“Tak perlu melakukan crunch (latihan untuk perut) 50,100, atau ribuan kali setiap hari,” ujar Nicole Nichols, pembuat DVD SparkPeople: 28-Day Boot Camp. Banyak orang melakukan lebih, berpikir bahwa semua itu bisa membantu meratakan perut, namun itu hanya mitos. “Berita baiknya, jika Anda melakukan latihan perut dengan benar, 1-3 set (8-20 pengulangan) tiap latihan sudah cukup berdampak.”

2. Menghemat tidur

Beberapa studi mengaitkan kurang tidur dengan kenaikan berat badan. Kurang tidur mempengaruhi kadar gula dalam darah, hormon rasa lapar, bahkan kecepatan tubuh membakar kalori sepanjang hari itu. Studi 2005 yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep menemukan mereka yang tidur 6 jam beresiko gemuk 27% lebih besar daripada yang terlelap selama 7-9 jam. Sedangkan mereka yang hanya memejamkan mata selama 5 jam berpotensi 73% lebih besar.

3. Magnet stres

Stres kronis menyebabkan tubuh meningkatkan produksi hormon stres, kortisol, yang bisa mempengaruhi hormon lain dalam tubuh, memicu naiknya berat badan. Berita buruknya bobot berlebih tersebut cenderung suka bersarang di area perut. Jaga hati dan pikiran agar jauh dari stres.

4. Terlalu cepat saat olahraga

Melakukan gerakan cepat, ketimbang teratur, takkan membuat perut rata. Pelan namun terkontrol itulah yang terbaik. Alternatif lain, ketimbang melakukan banyak crunch dalam semenit, cobalah menahan 1 crunch selama 60 detik.

5. Salah pilih makanan

Semua pakar setuju, diet sehat merupakan cara tercepat untuk mewujudkan perut ramping. Anda mungkin berlatih 1000 gerakan setiap hari, namun jika mengonsumsi terlalu banyak kalori, maka six pack yang sudah terbentuk akan tersembunyi di balik lemak. Makan lebih sedikit karbohidrat, awasi konsumsi gula dan alkohol, karena semua makanan ini cenderung memicu pembentukan lemak di perut. Lebih baik pilih protein bebas lemak dan buah serta sayur.

6. Anda kendur soal kardio

Ingin hasil drastis? Lakukan latihan kardio intens; jalan, lari, berenang, bersepeda, dll. Untuk menjaga tubuh tetap tertantang dan mengalami kemajuan, ubah durasi, kecepatan, dan daya tahan dalam latihan secara teratur.

7. Terjebak rutinitas

Melakukan latihan yang sama setiap hari tanpa menambah pengulangan gerakan atau beban merupakan kesalahan besar. Tubuh sangat efisien dan mudah beradaptasi dengan latihan yang diberikan, sehingga ada baiknya Anda melakukan variasi gerakan. Kapan Anda tahu saatnya ganti gerakan? Saat Anda tak lagi merasa “sakit” setelah latihan.

8. Anda salah bernafas…atau tidak sama sekali

“Bernafas merupakan fokus penting selama latihan perut,” ujar Fred DeVito, salah satu pembuat DVD seri Exhale: Core Fusion. Mengapa? Perut tersembunyi di area abdominal. Nafas yang kurang tepat mendorong perut keluar, memaksa dinding abdominal menonjol. Bernafaslah namun tetap tarik perut masuk ke dalam selagi Anda membuang nafas.

9. Salah gerakan

“Latihan terburuk untuk perut datar adalah sit-up yang dilakukan dengan cara salah,” ujar Samantha Clayton, personal trainer yang menjadi bintang tamu BeFitin90 di YouTube. “Jika Anda menegangkan leher, kebanyakan latihan pasti berakhir dengan melenturkan pinggul ketimbang perut.” Latihan favorit para ahli adalah berbasis pilates, yang bekerja hingga lapisan terdalam perut, plank, dan gerakan yang bekerja untuk seluruh tubuh.

10. Salah gesture

Gesture/ posisi yang salah bisa mengubah gerakan efektif menjadi tak berarti. Beberapa kesalahan umum adalah menarik leher sehingga perut jadi mengendur, menggunakan momentum ketimbang kekuatan otot, pinggul melengkung selagi dalam posisi plank, dan tak menarik perut dalam setiap gerakan. Anda harus benar-benar bisa mengontrol area perut dalam tiap gerakan. Tak yakin apa yang Anda lakukan sudah benar atau belum? Lakukan di depan cermin.

Sudah berjuang keras merampingkan perut namun belum juga ada hasil nyatanya? Mungkin deretan alasan berikutlah penyebabnya.

1. Fokus pada kuantitas dan bukannya kualitas

“Tak perlu melakukan crunch (latihan untuk perut) 50,100, atau ribuan kali setiap hari,” ujar Nicole Nichols, pembuat DVD SparkPeople: 28-Day Boot Camp. Banyak orang melakukan lebih, berpikir bahwa semua itu bisa membantu meratakan perut, namun itu hanya mitos. “Berita baiknya, jika Anda melakukan latihan perut dengan benar, 1-3 set (8-20 pengulangan) tiap latihan sudah cukup berdampak.”

2. Menghemat tidur

Beberapa studi mengaitkan kurang tidur dengan kenaikan berat badan. Kurang tidur mempengaruhi kadar gula dalam darah, hormon rasa lapar, bahkan kecepatan tubuh membakar kalori sepanjang hari itu. Studi 2005 yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep menemukan mereka yang tidur 6 jam beresiko gemuk 27% lebih besar daripada yang terlelap selama 7-9 jam. Sedangkan mereka yang hanya memejamkan mata selama 5 jam berpotensi 73% lebih besar.

3. Magnet stres

Stres kronis menyebabkan tubuh meningkatkan produksi hormon stres, kortisol, yang bisa mempengaruhi hormon lain dalam tubuh, memicu naiknya berat badan. Berita buruknya bobot berlebih tersebut cenderung suka bersarang di area perut. Jaga hati dan pikiran agar jauh dari stres.

4. Terlalu cepat saat olahraga

Melakukan gerakan cepat, ketimbang teratur, takkan membuat perut rata. Pelan namun terkontrol itulah yang terbaik. Alternatif lain, ketimbang melakukan banyak crunch dalam semenit, cobalah menahan 1 crunch selama 60 detik.

5. Salah pilih makanan

Semua pakar setuju, diet sehat merupakan cara tercepat untuk mewujudkan perut ramping. Anda mungkin berlatih 1000 gerakan setiap hari, namun jika mengonsumsi terlalu banyak kalori, maka six pack yang sudah terbentuk akan tersembunyi di balik lemak. Makan lebih sedikit karbohidrat, awasi konsumsi gula dan alkohol, karena semua makanan ini cenderung memicu pembentukan lemak di perut. Lebih baik pilih protein bebas lemak dan buah serta sayur.

6. Anda kendur soal kardio

Ingin hasil drastis? Lakukan latihan kardio intens; jalan, lari, berenang, bersepeda, dll. Untuk menjaga tubuh tetap tertantang dan mengalami kemajuan, ubah durasi, kecepatan, dan daya tahan dalam latihan secara teratur.

7. Terjebak rutinitas

Melakukan latihan yang sama setiap hari tanpa menambah pengulangan gerakan atau beban merupakan kesalahan besar. Tubuh sangat efisien dan mudah beradaptasi dengan latihan yang diberikan, sehingga ada baiknya Anda melakukan variasi gerakan. Kapan Anda tahu saatnya ganti gerakan? Saat Anda tak lagi merasa “sakit” setelah latihan.

8. Anda salah bernafas…atau tidak sama sekali

“Bernafas merupakan fokus penting selama latihan perut,” ujar Fred DeVito, salah satu pembuat DVD seri Exhale: Core Fusion. Mengapa? Perut tersembunyi di area abdominal. Nafas yang kurang tepat mendorong perut keluar, memaksa dinding abdominal menonjol. Bernafaslah namun tetap tarik perut masuk ke dalam selagi Anda membuang nafas.

9. Salah gerakan

“Latihan terburuk untuk perut datar adalah sit-up yang dilakukan dengan cara salah,” ujar Samantha Clayton, personal trainer yang menjadi bintang tamu BeFitin90 di YouTube. “Jika Anda menegangkan leher, kebanyakan latihan pasti berakhir dengan melenturkan pinggul ketimbang perut.” Latihan favorit para ahli adalah berbasis pilates, yang bekerja hingga lapisan terdalam perut, plank, dan gerakan yang bekerja untuk seluruh tubuh.

10. Salah gesture

Gesture/ posisi yang salah bisa mengubah gerakan efektif menjadi tak berarti. Beberapa kesalahan umum adalah menarik leher sehingga perut jadi mengendur, menggunakan momentum ketimbang kekuatan otot, pinggul melengkung selagi dalam posisi plank, dan tak menarik perut dalam setiap gerakan. Anda harus benar-benar bisa mengontrol area perut dalam tiap gerakan. Tak yakin apa yang Anda lakukan sudah benar atau belum? Lakukan di depan cermin.

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s