10 Daftar Keluhan Terburuk Konsumen

Bicara soal keluhan konsumen, lepas dari lokasi toko, negara, jenis produk, atau harga, umumnya mereka mengeluhkan hal serupa. Beberapa di antaranya yang paling sering adalah:

1. Tak sesuai iklannya

Iklan yang meleset, baik dari segi gambar maupun penjelasannya, bisa membuat konsumen kecewa. Saat melihat iklan, dalam benak konsumen pasti timbul bayangan, dan tentu ia akan merasa kecewa bila kenyataannya tak seindah gambaran tersebut.

2. Biaya tambahan terselubung

“Tulisannya diskon 50%, namun setelah sampai kasir, ada lagi persyaratan lain yang diajukan agar bisa memperoleh potongan harga sebesar itu. Maunya murah, malah suruh beli barang tambahan agar bisa dapat diskon. Huh…” ujar Fenny (22), mahasiswi.

3. Produk kurang sakti

“Saat diiklankan, sebuah produk pembersih misalnya, bisa menghilangkan noda sampai 99% hanya dengan sekali gosok. Nyatanya, digosok berulang kali, noda yang disebutkan tetaplah membandel,” komplain Kiky (32), ibu Rumah Tangga

4. Kartu voucher/ diskon dipersulit

“Sudah senang mendapat voucher diskon, namun penggunaannya ternyata menuntut banyak syarat yang merepotkan. Tau gitu nggak perlu deh vouchernya, daripada ribet, malah bikin pusing,” keluh Nana (18), pelajar.

5. Jaminan palsu

“Kerusakan dalam waktu 30 hari, gratis biaya perbaikan.” Namun faktanya, tetap saja ada biaya yang harus dikeluarkan konsumen.

6. Barang tidak sampai

Pembelian secara online memang tergolong rawan. Meski bukan pihak penjualnya yang bermain curang, namun jasa pengiriman bisa saja menjadi salah satu penyebab barang hilang tak terdeteski. Jika hal itu terjadi, penjual pun jadi tak mau tahu, dan pembeli yang akhirnya dirugikan.

7. Stok habis..

Tidak update-nya situs atau katalog online memang bisa merugikan konsumen. Pemesanan ditolak karena stok habis, dan bila uang sudah terlanjur ditransfer, bukannya dikembalikan…

8. Stok habis dan diganti barang lain

…malahan pembeli harus bersedia menerima barang pengganti yang tidak sesuai seleranya, tanpa konfirmasi terlebih dulu lagi.

9. Detail terlalu minim

Penjabaran produk yang kurang juga bisa merugikan konsumen. Meski tak bisa menyalahkan pembeli sepenuhnya, namun ada baiknya item yang dijual ditulis secara detail sehingga konsumen tak perlu repot-repot menghubungi CS.

10. Harga Rp. 0

Penjual yang menulis harga Rp.0 atau sejenisnya untuk produknya sebenarnya perlu dipertanyakan. Apakah ia benar-benar berniat menjual produknya atau tidak.

Apakah ada keluhan lain dari Anda? Bagikan di siniūüôā

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s