7 Tipe Rok Untuk Semua Bentuk Tubuh

Setelah bertahun-tahun skinny jeans mendominasi penampilan wanita, sepertinya kini giliran rok yang bersinar. Namun dengan begitu banyaknya model rok di luar sana, mulai dari plisket sampai peplum, bagaimanakah tips pakainya untuk semua bentuk tubuh? Berikut cuplikannya.

1. Peplum

“Pilih material lembut karena bahan kaku tampak terlalu ‘bangsawan'”, ujar Adam Glassman selaku pimpinan kreatif O. Perkuat kesan feminimnya dengan memilih alas kaki seksi peep-toe atau strappy heel. Pemilik tubuh pendek harus menghindari wedge (umumnya memberi kesan memperpendek kaki), sementara untuk yang tinggi, tambahkan sabuk lebar agar tampilan lebih chic. Hindari atasan full yang mengaburkan peplum, serta boot, stiletto, atau lainnya.

2. Rok bervolume

“Rok ini bisa menyembunyikan paha besar dan membuat pinggang tampak kecil,” ujar Adam. Atasan fit selalu pas untuk rok ini, meski chunky sweater oke juga. Rok ini tampak manis saat dikombinasikan dengan pointy flat dan kitten heels. Pemilik tubuh pendek sebaiknya mengharmonisasikan warna stoking dengan heel, sementara rok di atas lutut membuat mereka yang tinggi tampak gaul bak anak muda. Hindari atasan boxy dan full coat, serta jaket.

3. Trompet

Model rok ini mengekspos area pinggang ke bawah, jadi Anda benar-benar harus merasa nyaman dan percaya diri saat mengenakannya. Dari sisi samping, rok ini juga bisa menonjolkan pantat (serta perut, hati-hati). Atasan yang dipilih sebaiknya yang pas dan jatuh hingga ke pinggang. Pemilik tubuh pendek harus memastikan jatuhnya rok di atas lutut, lebih dari itu membuat Anda tampak seperti penari Meksiko. Sebaliknya yang bertubuh tinggi harus memilih rok dengan panjang melebihi/ se-lutut. Dan tak peduli seberapa tinggi Anda, padukan rok dengan skinny heel. Wanita berbadan tinggi juga bisa bersenang-senang dengan stoking berpola. Jika ingin mengenakan jaket, pastikan berakhir di sekitar pinggang, tidak lebih. Dan untuk sepatu, hindari model yang tali di sekitar pergelangan kaki (terlalu cha-cha), boot, atau wedge. Dan karena rok trompet itu sendiri sudah menyolok, jaga penampilan lainnya tetap sederhana.

4. Rok maksi

Maxi skirt saat dikenakan siang hari tampak begitu stylish, namun roknya harus benar panjang, tidak lebih pendek dari setengah inci dari dasar alas kaki.

Pilih model lurus namun tetap memberikan kebebasan untuk bergerak, dan pasangkan dengan rajutan dan boot. Anehnya, pemilik tubuh pendek justru bakal tampak tinggi saat mengenakan rok panjang. Pastikan ujung bawah atasan tidak terlalu panjang. Untuk yang berbadan tinggi, bereksperimenlah dengan atasan layer, seperti sweater, rompi, atau tee longgar. Hindari pointy stiletto, boot setinggi lutut, atau apapun yang terlalu dressy. Rugged shoes juga bisa memberikan kesegaran baru untuk penampilan.

5. Rok midi

Rok ini merupakan yang tersegar, namun juga tersulit untuk dikenakan karena tak semua orang bisa memakainya. Panjangnya harus menyentuh dimana saja dari 3 inci di bawah lutut hingga betis. Masukkan blus ke dalam high-waist midi dan pasangkan dengan ankle boot. Rok midi juga keren untuk mereka yang memiliki torso panjang, karena panjangnya bisa menyeimbangkan tubuh bagian atas dan bawah. Pemilik tubuh pendek sebaiknya menghindari rok ini karena hanya akan membuat tubuh tampak makin pendek, sedangkan yang tinggi bisa memadukannya dengan brogues. Hindari boot setinggi lutut/ betis saat mengenakan rok ini.

6. Rok mini

Anda harus muda, di bawah 30 tahun, atau memiliki kaki yang benar-benar indah. Jika tak satupun kriteria di atas menjadi bagian Anda, namun Anda tetap harus memakai rok mini, kenakan dengan stoking agar Anda merasa lebih nyaman. Pilih rok model A-line dan pasangkan dengan flat atau wedge boot. Mengenakan atasan longgar untuk menyeimbangkan rok yang kecil, dan hindari mengenakan rok mini saat ngantor. Wanita bertubuh mungil beruntung bisa mengenakannya dengan mudah, namun untuk yang berumur di atas 30 tetap perlu memadukannya dengan stoking. Jika Anda tinggi, pasangkan rok dengan kardigan panjang, dan jaket lengan 3/4. Hindari blazer dan stiletto…

7. Rok plisket

Modelnya pas untuk sebagian besar postur, dan cukup menarik perhatian mata yang memandang. Pilih bahan yang mudah melambai, dan bila Anda memiliki pinggang lebar, pastikan rok juga berlingkar pinggang lebar. Kombinasikan dengan blazer dan rajutan, serta stiletto, pump, slingback, atau T-strap. Pemilik tubuh pendek pantang memilih rok yang panjangnya lebih pendek dari lutut, kecuali Anda ingin tampak seperti Britney Spears dalam video ‘Baby One More Time’. Untuk wanita bertubuh tinggi, pilih rok yang panjangnya mencapai betis untuk tampilan abad 20. Hindari segala jenis boot saat memakai plisket.

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s