10 Kebiasaan Ini Dibenci Rekan Kerja

Bila beberapa rekan tampak menjauh mungkin deretan alasan berikut ini adalah penyebabnya. Sadar-tidak sadar, mungkin Anda melakukannya juga…siapa tahu?

1. Mengirim email prioritas tinggi

Tentu beberapa email atau tugas lebih penting dan mendesak ketimbang lainnya. Namun mengirim email yang cukup menekan (ditambahi bold merah lagi) bisa membuat penerimanya jengkel. Jika benar-benar penting, tidakkah lebih baik Anda menyampaikannya melalui telepon lebih dulu untuk mencari tahu luang tidaknya penerima tugas.

2. Ribut sendiri

Kantor, meskipun Anda atasannya, adalah milik bersama. Jika Anda ribut sendiri, mulai dari deringan telepon, printer, mesin kopi, menelepon, bahkan menyalakan musik dengan volume cukup keras, tidakkah itu bisa mengganggu orang lain juga? Bila Anda memiliki ruangan sendiri, pastikan suara yang ada tidak melintasi dindingnya. Minimalisir keributan untuk menunjukkan bahwa Anda menghargai kepentingan orang lain juga.

3. Terlibat gosip

Saat seorang rekan mulai menebarkan bubuk gosip, hentikan itu. Jika Anda butuh bahan pembicaraan, bisa dengan gosip yang positif seperti,”tahukah kami Rani menang lomba masak Minggu kemarin?”

4. Mengeluh

Saat Anda merasa terjebak dalam jabatan sekarang, ingatlah ada banyak orang yang menginginkan bisa menjadi seperti Anda sekarang. Daripada mengeluhkan pekerjaan yang terlalu sedikit/ gampang, ulurkan tangan membantu rekan lain.

5. Kelewat ALAY

Alay boleh, namun kalau kelewatan bisa bikin orang jengkel juga kan? Menggunakan teks seperti LOL, thx, atau u, jelas tak bisa diterima, terutama di email.

6. Menyerobot apresiasi orang lain

Orang lain yang bekerja, Anda yang mengakuinya. Bila ketahuan, maka Anda pasti dicap sebagai pembohong juga.

7. Telepon pribadi terlalu lama

Soal kehidupan pribadi di kantor, aturannya: 1) Hindari sedapat mungkin bila bisa. 2) Jika harus menelepon, lakukan dengan sopan dan tenang, carilah tempat sepi. 3) Matikan speaker ponsel Anda. Pintu kantor dan tembok bisa jadi tak setebal yang disangka.

8. Menyombongkan diri

Tutup bibir rapat-rapat dan biarkan aksi Anda yang bicara. Tak peduli seberapa keras Anda berusaha mem”bagus”kan diri, tindakan berteriak lebih keras ketimbang kata-kata.

9. Mengubah kantor menjadi kantin

Ngemil saat lapar mungkin diijinkan oleh kantor Anda, namun bila makanan itu sesuatu yang berbau tajam, maka ada baiknya disimpan untuk makan siang di luar ruangan nanti.

10. Selalu minta tolong

Bisnis yang kuat menuntut karyawannya bekerja seperti tim. Agar hubungan baik, harus ada relasi mutualisme antara kedua belah pihak. Jika selama ini Anda selalu ditolong, maka bersedialah juga membantu rekan lain.

share

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s